Menag Harap Pekan Tilawah RRI Warnai Pendengaran Masyarakat dengan Al Quran

By Admin

nusakini.com--Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RII) menggelar Pekan Tilawatil Quran (PTQ) ke-47 di Pekanbaru, Riau. Menag Lukman Hakim Saifuddin mengapresasi gelaran tilawatil Quran ini, terlebih dilaksanakan di bulan turunnya Al-Quran, Ramadan. 

“Penyelenggaraan PTQ oleh LPP RRI sangat tepat untuk memberikan warna pendengaran masyarakat sekaligus membentuk sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Al-Quran dan masyarakat,” demikian penegasan Menag LHS saat memberikan sambutan sekaligus membuka PTQ LPP RRI di Pekanbaru, Senin (13/06). 

Mengutip pandangan Hujjatul Islam, Imam Ali Al-Ghazali, Menag mengatakan bahwa salah satu cara menggali rahasia Ilahi adalah mendengarkan sesuatu yang baik, termasuk mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an. “Tidak ada sarana yang mampu mencapai hati kecuali melalui indera pendengaran,” tutur Menag. 

Oleh karenanya, media massa yang mainstream seperti radio, masih layak diperhitungkan keberadaannya. Meski perkembangan media saat ini sangat cepat seiring perkembangan teknologi, namun posisi radio sebagai media penyiaran tetap strategis. Apalagi, Indonesia dengan ribuan pulau dan wilayah yang luas belum semuanya terjangkau oleh teknologi.  

RRI sebagai salah satu radio dengan jangkauan nasional merupakan saluran yang tepat untuk mensyiarkan dan mensosialisasikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah-tengah masyarakat. Menag berharap, lembaga penyiaran, khususnya radio, dapat memberikan sumbangsih yang konkrit terhadap upaya melakukan revolusi mental bagi warga negara Indonesia. 

“Kehadiran radio sebagai salah satu media penyampai informasi yang memiliki segala kelebihan melalui kekuatan suara, secara signifikan dapat memberikan warna bagi pembentukan kepribadian individu,”papar Menag. 

Kepada para peserta, Menag berpesan agar tidak semata mengejar kemenangan, tapi juga mengedepankan keinginan untuk memasyarakatkan Al-Qur’an agar nilai-nilainya senantiasa membumi di Indonesia. 

Gelaran PTQ ini terbuka untuk masyarakat luas dengan rentang usia 17 – 30 tahun yang memiliki minat membaca Al-Qur’an dan mempunyai kemampuan, mengerti, dan memahami Kitab Suci Al Qur’an dan Kaidah Islam. Ada tiga kategori yang dilombakan pada PTQ tahun ini, yaitu: Lomba Tilawah, Lomba Tausiah (Pidato/Ceramah) dan Lomba Cerdas Cermat Isi Kandungan Al-Qur’an. 

Acara yang bertema “Melalui PTQ LPP RRI Tingkat Nasional ke-47 Tahun 2016M/1437H, Kita Wujudkan Revolusi Mental Berlandaskan Iman dan Taqwa” ini ditujukan memupuk nilai keagamaan masyarakat khususnya para generasi muda dengan memberikan siaran berkualitas yang mengudara di seluruh penjuru Indonesia. Acara ini diselenggarakan oleh LPP RRI dengan mengikutsertakan 17 koordinator wilayah nusantara. 

Adapun 17 koordinator wilayah (Korwil) RRI yang meliputi : RRI Banda Aceh, RRI Medan, RRI Pekanbaru, RRI Palembang, RRI Jakarta, RRI Bandung, RRI Yogyakarta, RRI Surabaya, RRI Pontianak, RRI Banjarmasin, RRI Denpasar, RRI Kupang, RRI Manado, RRI Makassar, RRI Ambon, RRI Manokwari dan RRI Jayapura. 

Teknis penyelenggaraan lomba di masing-masing daerah dilaksanakan mulai pada 1 Ramadan. Pemenang dari masing-masing daerah kemudian dipertemukan pada partai semifinal dan final yang diselenggarakan dari 13 – 18 Juni 2016 di kota Pekanbaru. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Agung An-Nur. (p/ab)